Arjuna Mencari Cerita

21 Juni 2019 | Oleh : Administrator Website | Dilihat 135 kali

"Bu Anne, mau baca cerita lagi ya... yang ini, ya?" Seorang anak kecil seusia 5 tahun membawa sebuah buku dan menyerahkannya pada Ibu Nuraeni Sutisna, yang lebih dikenalnya sebagai bu Anne. Siang itu Bu Anne sedang bertugas di ruang baca anak perpustakaan Dispusipda Provinsi Jawa Barat.

            "Mamanya mana, Dik?" Tanya petugas yang lain.

            "Itu, Mama di sana" ditunjuknya sebuah sudut ruangan. Ada ibu muda sedang duduk asyik membaca sendiri. "Kalau Bu Anne yang baca, rame." Sambungnya lagi.

Ibu Anne tersenyum ramah dan mulai membuka buku cerita yang diinginkan si kecil. "Sini Arjuna, dengarkan ya ... nanti harus rajin belajar baca ya, biar lebih asyik, banyak buku-buku bagus di sini. Ini buku tentang Ikan Paus ya.."

Di sepanjang cerita yang dibacakan, mata Arjuna nyaris tak lepas dari halaman buku yang terbuka. Kalau ceritanya tegang, wajahnya ikut menegang. Saat ceritanya lucu, ia tertawa riang. Sesekali ia melirik dan memperhatikan mimik muka Bu Anne yang sedang membacakan buku pilihannya sambil tersenyum senang.

Keterampilan membacakan cerita untuk anak sebaiknya memang menjadi keterampilan yang dikuasai oleh para orang tua. Hal itu akan sangat berharga, karena anak yang belum bisa membaca umumnya sangat suka dibacakan cerita dengan intonasi dan ekspresi yang menarik. Berdasarkan hasil penelitian ilmiah, kegiatan rutin orang tua membaca nyaring (read aloud) untuk anaknya akan memberikan efek positif dalam tumbuh kembangnya. Manfaat itu antara lain adalah:

 

1. Membantu perkembangan otak lebih optimal

Otak bayi dan anak perlu rangsangan untuk bisa terus berkembang. Ada jutaan neuron dalam otaknya yang baru akan bisa saling terhubung jika ada rangsangan. Salah satu upaya untuk mengoptimalkannya  adalah dengan melakukan praktik membaca nyaring secara rutin. Ini akan menstimulus aktivitas neuron kiri, yang mempengaruhi perkembangan kemampuan berbahasa dan berimajinasi.

 

2. Memperkenalkan dan melatih kemampuan mendengar

Membaca nyaring juga dapat berfungsi untuk memaksimalkan fungsi indra pendengaran bayi dan anak. Mereka akan berusaha memahami arti kata-kata yang didengarnya, dan berusaha untuk menghafalkannya. Mereka juga akan belajar meniru intonasi, jeda, dan

Bahkan pengelolaan emosi dari volume suara yang beragam.

 

3. Menambah kosakata yang didengar

Bayi dan anak memang dapat belajar kosakata melalui percakapan sehari-hari. Namun mereka perlu mengetahui perbendaharaan kosakata yang lebih banyak lagi, dan lebih baku serta ilmiah dari sekadar bahasa percakapan. Ketika membacakan buku dengan nyaring, anak akan mengenal dan menyerap perbendaharaan kata-kata seperti itu lebih banyak.

 

4. Melatih rentang perhatian dan mengingat

Adakah bedanya efek untuk anak, membaca nyaring secara langsung dengan hanya mendengar dari CD atau mp3? Sudah jelas, karena suara dari rekaman tidak memungkinkan anak dapat melihat langsung gerak tubuh Ayah bundanya ketika sedang membaca. Bagi mereka mimic muka dan gerak tubuh itu sangatlah berarti. Mereka kadang ingin dapat menyentuh bibir Bunda atau Ayah secara langsung ketika sedang bergerak-gerak mengatakan sesuatu. Ini akan menjadi pengalaman menyenangkan yang akan diingatnya lebih lama, atau bahkan selama hidupnya. Kelak ia akan mudah mempraktikkannya kembali pada anak-anaknya.

 

Ayo Ayah Bunda, tak ada kata terlambat, kita bisa mulai membiasakan membaca nyaring secara rutin untuk anak-anak kita. Lima belas menit setiap hari sudah cukup, dan itu akan sangat berguna untuk masa depannya kelak.

 

***** Mia Damayanti

Artikel Terpopuler
15 Manfaat Membaca Buku dalam Kehidupan
15 Februari 2016 | Dilihat 17778 kali

Buku adalah jendela dunia, dan kegiatan membaca buku merupakan suatu…`

Alih Media Arsip
09 Juli 2015 | Dilihat 2971 kali

Tata cara alih media arsip berkaitan dengan aturan, kaidah, sistem…`

Peluang dan Tantangan dalam Penyelenggaraan Kearsipan di Jawa Barat
28 Desember 2017 | Dilihat 2028 kali

Oleh Abdur Rauf Hamidi, S.Ip, M.AP Arsiparis MudaDISPUSIPDA JabarDiera reformasi seperti…`

Facebook Page
Twitter Feed